BanjarnegaraSelasa, 3 Juni 2025 menjadi momen berharga bagi rombongan Pondok Pesantren Darul Muqorrobin Kendal yang melakukan kunjungan studi banding ke PPMTQ–MTs Andalusia Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi wawasan mengenai pengembangan sekolah berbasis digital dan pemanfaatan teknologi dalam lingkungan pesantren.

Rombongan tamu terdiri dari jajaran pimpinan MA, SMP, dan Madrasah Diniyyah Darul Muqorrobin. Hadir pula kepala Ma’had Putra dan Putri, serta tim Humas dan IT. Mereka disambut hangat oleh Kepala MTs Andalusia, Bapak Anton Zaeni Noor, M.Si., beserta tim pengembang madrasah dan pesantren.

“Kami ingin belajar langsung dari Andalusia tentang bagaimana digitalisasi diterapkan dalam manajemen madrasah dan pesantren,” ujar salah satu perwakilan Darul Muqorrobin.

Fokus: Digitalisasi Sekolah & Teknologi Pesantren

Dalam sesi diskusi, banyak hal yang digali mulai dari pengelolaan sekolah digital, strategi pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, hingga bagaimana sistem informasi mendukung administrasi serta aktivitas santri sehari-hari.

PPMTQ–MTs Andalusia Banjarnegara sendiri dikenal sebagai salah satu madrasah inovatif yang aktif menerapkan sistem digital dalam pengelolaan akademik, kegiatan santri, hingga komunikasi orang tua. Inilah yang menjadi magnet utama studi banding kali ini.

Bangun Kolaborasi dan Jejaring Lembaga Islam

Tak sekadar berbagi sistem dan program, kegiatan ini juga menjadi ajang menjalin silaturahmi dan mempererat kerja sama antar-lembaga pendidikan Islam. Harapannya, ke depan dapat tercipta kolaborasi lebih luas dalam pengembangan mutu pendidikan, terutama menghadapi tantangan era digital.

“Kami terbuka untuk berbagi praktik terbaik, sekaligus belajar dari lembaga lain. Ini bagian dari ikhtiar kita memajukan pendidikan Islam secara bersama-sama,” ujar Mujianto, S.Pd., Waka Humas PPMTQ–MTs Andalusia.